Langsung ke konten utama

Bertemu Takdir 1 detik Sebelum Pergi Menghampiri



Assalamualaikum long time no see setelah sekian purnama terlewati, balik lagi di blog baru ini yang sebelumnya lupa psswrd, jadi lembaran baru lagi gpp kan ya? Kenapa nggak model vlog aja vin? Kenapa harus blog. Hmm saya nggak videogenic dan belum expert dalam baubau editing. Lebih ke blog sih soalnya dari sma seneng sharing something dari a sampai z. Meskipun mungkin nggak terlalu jelas ceritanya guys mohon dimaafkeun.


Apa kabar semua? Semoga yang baru dijalan selamat sampai tujuan, yang terkena macet bersabarlahh waktu akan berjalan dengan sendirinya, yang kerja semoga lancar kerjaan dan urusannya dengan big boss, yang masih jomblo *eh semoga segera dipertemukan dengan jodoh dunia ahirat nya aamiin. *kurang apalagi coba gue wkwk udah doain kalian semua tulus kok tadi doanya :)). Maaf mungkin yang belum kenal deket sama evin/epin/vinda kaget eh ternyata dia konyol dan receh juga haha maklum efek tingkat ahir rasa dedek emesh yang pengen cepet-cepet lulus kerja langsung halal. “why kok rasa dedek emesh? Lhoh kenapa vin? Lah kok?”


Oke sebenarnya postingan pembuka ini sekalian curhat eh bukanbukan hanya menceritakan sepenggal pengalaman siapa tahu menginspirasi gimana cara ngelewatin suatu hal yang berat menurut kalian tetapi sebenernya udah direncanain oleh-Nya yang paling baik buat kalian. Kok nggak bisa move on sih vin! Hmm sebenernya juga nggak mau flashback tapi ada banyak hidayah yang mungkin temen-temen nggak bisa bayangin rasanya kek gimana buat bersyukur dimulai hal terkecil. Hayo apa tebak?


Kisah kasih? Bukan.. saya sudah jenuh dengan ahir sakit hati yang tidak jelas dengan berbagai alasan disaat kondisi yang tidak mengenakkan #curhatwkwk. Exchange programe? Bukan eh belum dapat kesempatan hal tersebut. Pengen sih, nyoba ikut exchange ini itu tapii dibalik itu pengen ngelarin kuliah aja dulu nih. Dijodohin sama ortu? Eh aduh itu mah belum wkwk honestly alhamdulillah ortu ku modelnya memberi kepercayaan penuh sama anakanaknya untuk memilih menimbang menyeleksi dan mendapatkan jodoh dunia ahirat sesuai dengan aturan agama nusa dan bangsa. Etdah. Terus apa dong? Cerita lomba/beasiswa? Duh naas nya saya belum pernah kesampaian sampai tahap yang sampai menang/menerima beasiswa. Pernah ikut acara pengabdian masyarakat lumayan keren aja sih alhasil cuman sampai tahap wawancara bung #belumrezekinya. Cerita bisa masuk kuliah yang diidamkan? Hmm udah basi mungkin ya hehe kan udah tingkat ahir. Mungkin di postpost selanjutnya aja kali ya cerita tentang gimana sih rasanya buka pengumuman snmptn yang ternyata warnanya ijo – sekarang #janganlupabersyukur.


 Mau cerita yang lagi angetangetnya aku alamin aja nih. Kepo yaa? Yuk ah nanti pada waktunya di scroll. maklum ya semester ini jadwalnya dimulai dari membuat menu--belanja--masak--laporan--presentasi--leaflet--poster--ngolah data like anak ilkom + statistik--review journals--aerobik--intervensi gizi dan olahraga for klien--nge Lab --project -- buat resto gizi -- buat percobaan makanan -- became  nutritiont consultant -- ngurus diet sehat client -- diet (orang sakit) pasien -- perencanaan pangan dan gizi (like gubernur/dinas ketahanan pangan) -- ngitung harga gizi nya pangan tuh berapa (murah/mahal : kandungan gizinya memenuhi nggak) -- metodologi (bikin proposal penelitian) -- KKN (Juli) -- Magang (ID :Awal Oktober) -- SKRIPSI (Awal tahun 2019), jadi untuk waktu nulis disempet-sempetin nih guys buat yang kalo kepo mending baca dari sumbernya langsung daripada jadi minceu kans? :') "Jadi cewek harus bisa multi tasking!"

Jadi nih gini mungkin yang udah kenal aku/udah tau aku pengen cerita apa. Jadi sebaiknya di close  aja gpp kok kalau bosen sama cerita ku._.
See you next journal! ^_^
-----------------------------------------------------------------------------------------

Komentar

  1. waahhh. makin bikin gua tertarik nulis. eaaa
    semangat terus evin cinta. sehat terus yaa

    BalasHapus
  2. Wkwk. Ngakak gitu si kak.. Lucuuu
    Main ke blog aku juga ya kak, ehehe

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Introvert / Ambivert (?)

Hai gengs salam dari kota suci, kudus city. Btw, the first time nulis di rumah itu rasanya… Banyak uneg-uneg, tapi untuk di tulis/post langsung itu harus dipilah-pilah lagi Mengapa mau cerita dikit dari judul diatas? Karena kemarin, udah lama ada beberapa yang nggak sengaja nanya dan berbagi sepotong cerita Vin kamu itu nilai dirimu sebagai introvert apa extro?   Well, aku juga bingung gimana nilai diri sendiri sekarang.  nggak nanya vin wkwk Dulunya waktu kecil aku itu penakut, pemalu, dan pe pe pe lainnya.         Beneran gengs ini nggak ku buat-buat. Beda memang kalau sekarang dilihat, aku rada pemberani/lumayan mandiri (?) Beneran pemberani vin? Hmm, pernah cerita sama temen, kalo aku itu pernah ngurus semua masalah akademik yang harus dicicil sendirian, bolak balik sana sini (antar kota) sendirian, pulang kampung sering sendirian, ke rs sendirian, makan sendirian, dan se se sendirian lainnya, dia pun lan...

Balada Tingkat Setengah Menuju Ahir

Hujan datang lagi Ku teringat detik kemarin Ku bertemu denganmu lagi kawan Sayang “jarak” tak bersahabat Dekat, tapi.. memisahkan kita Waktu... enggan untuk berhenti Agar lebih lama kita bercengkerama lagi Iya, Rindu Rindu akan 2 tahun lalu Masa mudaku sebelum semua ini Berpisah, bertemu, berkenalan, belajar, berjuang, bermain , dan berpisah lagi Suatu awal untuk kerasnya hidup Kerasnya... bangku ini Menyapa Bertemu Melihat Setiap hari sebelumnya Sekarang? Pisah Jarang Enggan Tersenyum berat. Lupa? Iya mungkin lupa, karena dimensi Sibuk yang berbeda Pernah terbesit iri Iri mengapa ku tak bisa bersama kalian lagi Tak bisa merasakan suasana itu lagi Mengapa. Mengapa hanya aku Sendiri. Maju mundur pernah menghampiri Datang pergi? Sering silih berganti Bengis... kejam dunia ini Dunia kedua yang  ku hampiri Sekian persen bertemu Yang perduli mungkin hanya mengasihi Berempati Atau melihat dengan senyum...

Tanda itu Firasat atau Hanya Bungatidur?

Kemarin malam, drama kotaku menangis lagi. Deras. Gelap. Berasa suasana yang tidak mengenakkan hati. Terasa mimpi atau de ja vu. Tapi tidak! Bangun pin ini nyata. Kamu besok ujian terakhir! Tiba tiba notif grup masuk. Ku baca sekilas. Terdapat kata-kata yang…. Menjawab sudah rasa tidak enak hati yang dari tadi menyelimuti ini. Sontak kaget. Hening. Berusaha baca lagi. Siapa tau mataku mulai nge- blur lagi efek 2 minggu berkutat dengan slide-slide untuk bantal tidur cantik. Tetapi benar. Berita itu benar. Ya Allah innalillahi wainnailaihirojiun. Dan langsung teringat bahwa 3 hari laluu, Ku bertemu seorang teman Lama tidak berjumpa dengannya Dia terlihat sedih, muram, bungkam. 180 derajat dari biasanya Namun mataku langsung terbuka, ternyata.. hanya mimpi. Ku kira itu hanya mimpi. Tetapi ternyata, ikatan batin ini kuat sekali.. Firasat akan pertanda itu datang. Tetapi sayangnya dan bodohnya. Ku tidak peka saat itu. Tidak mengerti apa maksud dari mimpi it...